Privasi & Keamanan

Kebijakan Privasi

SMAGE ID berkomitmen untuk melindungi data pribadi seluruh anggota yang terdaftar dan menggunakan layanan platform ini.

Terakhir diperbarui: 30 Juli 2026

Daftar Isi

1. Pendahuluan

Kebijakan Privasi ini menjelaskan cara SMAGE ID ("SMAGE ID", "kami", atau "platform") mengumpulkan, menyimpan, menggunakan, dan melindungi informasi pribadi pengguna layanan, termasuk siswa, orang tua/wali, guru, tenaga kependidikan, dan administrator sekolah.

Dengan menggunakan layanan SMAGE ID, Anda menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui Kebijakan Privasi ini. Jika Anda tidak menyetujui ketentuan ini, mohon untuk tidak menggunakan layanan kami.

SMAGE ID beroperasi sebagai sistem identitas terpusat (Single Sign-On / SSO) yang secara resmi terintegrasi dengan DAPODIK (Data Pokok Pendidikan) Kemendikdasmen RI sebagai sumber data acuan untuk identitas akademik seluruh anggota sekolah.

2. Sumber Data: DAPODIK (Kemendikdasmen RI)

warning Penting: Sebagian besar data identitas anggota yang digunakan oleh SMAGE ID bersumber langsung dari DAPODIK — Data Pokok Pendidikan Kemendikdasmen RI, yaitu sistem pendataan nasional yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Data yang ditarik dari DAPODIK mencakup informasi identitas anggota seperti Nama Lengkap, NIK, NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NIS, NIP (Nomor Induk Pegawai), Tanggal Lahir, Tempat Lahir, Jenis Kelamin, Agama, Nomor Kartu Keluarga, kelas aktif, data orang tua/wali, serta informasi akademik lainnya. Sinkronisasi data dilakukan melalui mekanisme SSO resmi yang telah diotorisasi oleh pihak sekolah.

Data DAPODIK yang tersimpan di sistem SMAGE ID digunakan semata-mata untuk keperluan:

  • Verifikasi identitas anggota saat proses klaim akun dan login melalui Google SSO.
  • Menjaga konsistensi identitas akademik lintas aplikasi sekolah yang terintegrasi.
  • Penyediaan data anggota yang valid kepada aplikasi pendukung resmi melalui API Key terotorisasi.
  • Pengelolaan data siswa, guru, dan tenaga kependidikan oleh administrator sekolah yang berwenang.

SMAGE ID tidak memodifikasi, tidak menduplikasi untuk keperluan komersial, dan tidak membagikan data DAPODIK kepada pihak manapun selain yang telah disebutkan dalam kebijakan ini. Seluruh pengelolaan data DAPODIK tunduk pada ketentuan yang berlaku dari Kemendikdasmen RI.

3. Data yang Dikumpulkan

Dalam menjalankan layanannya, SMAGE ID mengumpulkan beberapa kategori data berikut:

Data Identitas (dari DAPODIK via SSO)

  • Nama lengkap, NIK, Nomor Kartu Keluarga
  • NISN & NIS (khusus siswa), NIP (khusus guru/tendik)
  • Tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, agama
  • Kelas aktif dan tahun pelajaran
  • Nama, NIK, kontak, pekerjaan, pendidikan, dan penghasilan orang tua/wali (khusus siswa)
  • Alamat domisili dan kode pos

Data Autentikasi (dari Google)

  • Alamat email Google yang dihubungkan ke akun SSO
  • Nama akun Google dan foto profil
  • Token OAuth 2.0 (tidak disimpan permanen — hanya digunakan saat proses autentikasi berlangsung)

Data yang Dilengkapi Pengguna Secara Mandiri

  • Email pribadi (opsional)
  • Nomor telepon/WhatsApp (opsional)
  • Pengajuan koreksi data melalui fitur yang tersedia di dasbor

Data Teknis

  • Alamat IP saat login
  • Browser dan perangkat yang digunakan (User-Agent)
  • Waktu dan riwayat akses ke sistem (login log)

4. Penggunaan Data

Data yang kami kumpulkan digunakan untuk tujuan-tujuan berikut:

  • Menyediakan layanan identitas terpusat (SSO) yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk seluruh ekosistem aplikasi digital sekolah.
  • Memverifikasi identitas pengguna saat proses klaim akun melalui data DAPODIK dan menghubungkannya dengan akun Google.
  • Mencegah penyalahgunaan sistem, termasuk klaim akun oleh pihak yang tidak berhak.
  • Menyediakan data anggota yang valid kepada aplikasi pendukung (misalnya: sistem ujian, absensi, perpustakaan) melalui API Key yang telah diotorisasi administrator sekolah.
  • Memberikan akses pengguna untuk melihat dan memperbarui data profil yang diizinkan.
  • Memungkinkan administrator sekolah mengelola data anggota, termasuk penambahan, pembaruan, impor dari DAPODIK, dan migrasi status alumni.
  • Audit keamanan: pemantauan aktivitas login yang tidak wajar dan investigasi insiden keamanan.
  • Memenuhi kewajiban hukum dan administratif yang berlaku dalam lingkup pendidikan nasional.

SMAGE ID tidak menggunakan data pengguna untuk keperluan iklan, pemasaran komersial, atau dibagikan kepada pihak ketiga untuk tujuan komersial apapun.

5. Keamanan Data

Kami menerapkan langkah-langkah teknis dan organisasional yang ketat untuk melindungi data Anda dari akses tidak sah, kehilangan, perubahan, atau pengungkapan yang tidak diinginkan:

  • Enkripsi: Semua komunikasi data menggunakan protokol HTTPS/TLS.
  • Autentikasi: Login menggunakan OAuth 2.0 Google yang terverifikasi, dilengkapi mekanisme CSRF protection untuk mencegah serangan lintas situs.
  • Kontrol Akses (RBAC): Sistem berbasis peran memastikan setiap pengguna hanya dapat mengakses data sesuai dengan kewenangan yang ditetapkan.
  • Penguncian Field DAPODIK: Data yang bersumber dari DAPODIK dikunci secara sistem dan hanya dapat diubah melalui jalur resmi (operator DAPODIK atau mekanisme koreksi terverifikasi).
  • Autentikasi API: Seluruh akses data melalui API dilindungi oleh sistem API Key + verifikasi domain ganda untuk mencegah penggunaan tidak sah.
  • Pencatatan Log: Seluruh aktivitas login dicatat dalam log audit dengan retensi 30 hari.
  • Sanitasi Input: Seluruh input pengguna disanitasi untuk mencegah injeksi kode berbahaya (SQL injection, XSS).
  • Manajemen Sesi: Sesi pengguna dikelola secara aman menggunakan cookie HTTPOnly dengan masa berlaku terbatas.

Meskipun kami berupaya maksimal, tidak ada sistem yang 100% bebas risiko. Jika terjadi insiden keamanan, administrator sekolah akan melakukan penanganan sesuai prosedur internal dan, apabila diperlukan, melaporkan kepada pihak yang berwenang sesuai hukum yang berlaku.

6. Hak Pengguna

Sebagai pengguna layanan SMAGE ID, Anda memiliki hak-hak berikut:

  • Hak Akses: Melihat data profil Anda yang tersimpan di sistem melalui dasbor pengguna.
  • Hak Koreksi: Meminta perbaikan data yang tidak akurat. Untuk data yang bersumber dari DAPODIK, koreksi diproses melalui operator DAPODIK sekolah. Untuk data lainnya, dapat diajukan melalui fitur pengajuan koreksi di dasbor.
  • Hak Penghapusan: Meminta penghapusan data pribadi, tunduk pada kewajiban penyimpanan arsip administratif sekolah dan ketentuan hukum yang berlaku.
  • Hak Pembatasan: Meminta pembatasan pemrosesan data dalam kondisi tertentu sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Hak Portabilitas: Meminta data Anda dalam format yang dapat dibaca mesin, sesuai dengan kebijakan sekolah.
  • Hak Pemutusan SSO: Meminta pemutusan tautan akun Google dari akun SSO Anda melalui administrator sekolah. Catatan: pemutusan tautan akan menonaktifkan kemampuan login hingga proses verifikasi ulang selesai.
Catatan: Karena data identitas bersumber dari DAPODIK, perubahan data seperti nama, NISN, NIK, atau tanggal lahir harus dilakukan melalui operator DAPODIK sekolah dan akan diperbarui di sistem ini melalui proses sinkronisasi atau impor berikutnya.

7. Retensi & Penghapusan Data

Data pengguna disimpan selama diperlukan untuk penyediaan layanan dan pemenuhan kewajiban hukum/administratif:

  • Anggota Aktif (siswa, guru, tendik): Selama yang bersangkutan masih terdaftar aktif di institusi sekolah.
  • Alumni dan Mutasi/Keluar: Data tetap tersimpan untuk keperluan arsip historis, pelaporan alumni, dan dokumentasi administratif. Penghapusan permanen hanya dilakukan oleh administrator sekolah sesuai kebijakan internal.
  • Log Aktivitas Login: Maksimal 30 hari, kemudian dihapus otomatis oleh sistem.
  • Pengajuan Koreksi: Disimpan selama proses pengajuan berlangsung hingga diselesaikan oleh administrator.
  • Riwayat Tahun Pelajaran: Disimpan sebagai arsip historis akademik sesuai kebijakan sekolah.

Penghapusan permanen data anggota hanya dapat dilakukan oleh administrator sekolah berdasarkan kebijakan internal dan pertimbangan hukum/arsip yang berlaku.

8. Layanan Pihak Ketiga

SMAGE ID menggunakan beberapa layanan pihak ketiga terpercaya dalam operasionalnya:

  • Google OAuth 2.0: Untuk autentikasi Single Sign-On. Data yang dibagikan terbatas pada email, nama, dan foto profil Google.
  • DAPODIK (Kemendikdasmen RI): Sebagai sumber data identitas anggota melalui proses impor resmi oleh operator sekolah.
  • Aplikasi Pendukung Sekolah (via API): Aplikasi pihak ketiga yang telah mendapatkan API Key resmi dari administrator sekolah dapat mengakses data anggota sesuai batas yang ditetapkan. Setiap API Key dibatasi untuk domain tertentu.

Setiap layanan pihak ketiga terikat oleh kebijakan privasi mereka masing-masing. Kami hanya berbagi data yang minimum diperlukan kepada setiap layanan dan tidak memberikan akses yang melebihi kebutuhan teknis yang telah diotorisasi.

10. Perubahan Kebijakan

Kami berhak memperbarui Kebijakan Privasi ini sewaktu-waktu seiring dengan perubahan regulasi pendidikan nasional, kebijakan DAPODIK Kemendikdasmen RI, atau kebutuhan pengembangan sistem. Setiap perubahan akan diberitahukan melalui pengumuman di dalam platform. Tanggal pembaruan terakhir selalu tercantum di bagian atas dokumen ini.

Penggunaan layanan SMAGE ID setelah perubahan berlaku dianggap sebagai penerimaan terhadap kebijakan yang telah diperbarui. Pengguna disarankan untuk memeriksa halaman ini secara berkala.

Dokumen ini berlaku efektif sejak 30 Juli 2026. Versi sebelumnya tidak lagi berlaku setelah tanggal tersebut.

11. Kontak

Jika Anda memiliki pertanyaan, kekhawatiran, atau ingin menggunakan hak-hak Anda terkait privasi data, silakan hubungi Administrator sekolah atau petugas TIK yang bertanggung jawab atas sistem SMAGE ID di institusi Anda.

Untuk permasalahan yang berkaitan dengan data DAPODIK, Anda juga dapat menghubungi operator DAPODIK di sekolah Anda atau merujuk ke kanal resmi Kemendikdasmen RI di dapodik.kemdikbud.go.id.

← Kembali ke Portal Syarat & Ketentuan Layanan →